Thursday, March 16, 2006
Less Doesn’t mean Worst
Apakah keterbatasan itu berarti buruk ? Gw pada awalnya termasuk orang yang percaya bahwa kurang dan keterbatasan itu akan menyulitkan kita dalam bertindak. Ternyata gw salah. Emang bener kalau belum mengalami, kita nggak akan percaya pada suatu hal. Seperti yang gw alami baru baru ini. Karena gw kerja di sebuah Radio Station sebagai IT jadi gw selalu bergaul dengan yang namanya komputer, soulmate SOB ! Nah saat itu Bos gw mau ganti Sound Card buat komputer siaran eh ternyata sound card yang baru nggak compatible dengan komputernya. Padahal spesifikasi komputernya termasuk handal Pentium 4 yang jempolanlah maklumlah cing buat on air jadi harus TOP ! Gw bingung banget “What should I have to do ?”. Karena gw tipe orang yang nggak mau nyerah, gw pakai komputer ruang produser yang biasa buat ngetik, ngenet dan lain lain sebagai ganti komputer ruang siaran. Spesifikasinya Pentium 3 standart. Awalnya gw gak yakin kalau bakal sukses kerena lemot banget. Ehhh nggak taunya malah tampah cepet dan sound cardnya compatible. Akhirnya gw bisa bilang “you have to fight for your right to have a party” gila keras banget sampai bos gw ketawa dan bilang “udah sana cepet berangkat bulutangkis” hehehe biasa cing gw suka bulutangkis sama bos dan gw selalu semangat untuk itu ! Sayang bos gw nggak bisa ikut bulutangkis karena lagi ada kerjaan, denger denger lembur sampai nggak tidur “Jaga kesehatan ya Pak”. Sebenarnya kejadiannya gak sesimple itu makan waktu 4 jam lah. Tapi dari kejadian itu gw semakin bisa control diri nggak terlalu ngeremehin hal hal yang sepele karena kekurangan bisa jadi kelebihan kalau kita tau “How to handle it”. “You guys know what I mean, right ?” So Less Doesn’t Mean Worst !
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment